Kota Kupang, pena-nusantara.com – Wildrian Ronald Otta, calon sekretaris daerah defenitif Kota Kupang, telah menempuh perjalanan panjang selama 16 tahun berkarier sebagai birokrat. menjalani pendidikan di Kota Kupang. dijalaninya di SD Bertingkat Naikoten 1, tamat pada tahun 1998. Pendidikan menengah pertama ditempuh di SMPN 3 Kupang, tamat pada tahun 2001. Pendidikan menengah atas ditempuh di SMAK Giovani Kupang, tamat tahun 2004.
Karier Birokrasinya dimulai pada tahun 2008 setelah lulus dari Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor. Andre memulai kiprahnya sebagai sekretaris Lurah Oepura Kota Kupang tahun 2009, sebelum akhirnya dimutasi naik satu tingkat sebagai Lurah Naikoten pada Juli tahun 2011.
Andre sapaan akrab Wildrian Ronald Otta, lahir di Kupang, 19 April 1986 silam. 7 tahun menjabat sebagai Lurah Naikoten II, Andre berhasil membawah Kelurahan Naikoten II menjadi Juara 2 Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi NTT, selain itu bahkan di tahun 2013, Andre pun berhasil membawah Kelurahan Naikoten II menjadi Juara 1 Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi NTT, hingga akhir bulan Desember 2018 Andre di angkat menjadi Kepala Bidang E-Gov pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang.
Pria berusia 39 tahun ini, pada Mei 2021 diangkat menjadi Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang.
Memasuki Februari 2022, Andre didapuk sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Kupang, dan menduduki jabatan itu cukup singkat, yakni hingga Oktober 2022.
Berbekal pengalaman yang ada, akhirnya pada Agustus 2024, Andre dipercayakan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, DPMPTSP Kota Kupang sendiri merupakan lembaga yang memegang peranan dan fungsi strategis di bidang penyelenggaraan pelayanan perizinan terpadu Kota Kupang.T
ugas pokok DPMPTSP Kota Kupang adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang penanaman modal dan bidang pelayanan terpadu satu pintu.
Pada tahun 2024 saat Andre menahkodai DPMPTSP Kota Kupang, tercatat realisasi pencapaian Investasi Kota Kupang tahun 2024 senilai Rp 1.312.368.655.907, bahwa Realisasi Investasi Kota Kupang tersebut melampaui target yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT, sebesar Rp1.050.000.000.000.
Selain pencapaian investasi, jumlah pengguna layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang pada tahun 2024 meningkat mencapai 20.983 orang, sementara pengguna layanan di Car Free Day (CFD) tercatat sebanyak 3.587 orang.
Secara keseluruhan, pengguna layanan pada tahun 2024 mencapai 24.570 orang.
Tren positif pada kinerja DPMPTSP Kota Kupang ini, juga sejalan dengan harapan Pemerintah Indonesia. Pencapaian realisasi ini menunjukkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah direspon sangat baik dan sangat positif.
Masyarakat tentu berharap agar target investasi Kota Kupang tahun 2025 bisa melebihi target pencapaian tahun 2024 kemarin.
Hal ini senada dengan target yang disampaikan Andre bahwa tahun 2025, DPMPTSP menarget pencapaian realisasi investasi sebesae Rp. 1,625 Triliun, sementara Triwulan 1 Januari sampai Marget sudah mencapai Rp. 510.564.680.250 atau 31%.
Dalam kepemimpinannya di lingkungan birokrasi, Andre Otta, mengedepankan prinsip kehati-hatian namun efektif, baik dalam ucapan, pengambilan keputusan maupun tindakan. Ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan akrab dengan jajarannya, mulai dari pegawai pada tingkat bawah hingga rekan sesama pejabat tinggi pratama.
Berbagai kesempatan, ia selalu memberikan arahan kepada para pegawai khususnya di lingkungan birokrasi yang dipimpinnya, untuk menjalankan tugas dengan amanah dan taat pada peraturan yang berlaku.
Andre Otta, memiliki banyak prestasi seperti 2009 sebagai kader inti Karang Taruna Tingkat Nasional (Kategori Terbaik), Andre merupakan salah satu orang yang dan menginspirasi banyak orang di NTT dan khususnya di Kota Kupang. pasalnya Andre diketahui saat ini menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi NTT.
Andre lahir dari keluarga sederhana sejak masih kecil, telah memiliki mental yang sangat kuat, Hal itu terbukti saat Andre Otta berhasil mendapatkan Penghargaan Gubernur NTT Sebagai juri Kompetisi Inovasi Provinsi NTT. Ia juga mendapatkan penghargaan dari Pos Kupang Award (Model Mal Pelayanan Publik). karena beberapa capaian tersebut di atas, sering kali diundang untuk menjadi pembicara di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional.
Munculnya nama Andre Otta sebagai calon sekda defenitif Kota Kupang menjadi babak baru dalam pemerintahaan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., pasalnya Pemkot Kupang nantinya di pimpin oleh orang-rang muda.
Jabatan Sekda bukan hanya posisi administratif tertinggi di daerah, tetapi juga perlunya figur sentral dalam menjembatani kepentingan kepala daerah dengan birokrasi yang efektif, transparan, dan responsif terhadap publik.
Maka dibutuhkan orang tengah yang mampu berpikir inovatif, loyal, dan mampu mengimplementasikan visi dan misi serta program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang. (Pito)


