Oelmasi, pena-nusantara.com – Aksi damai untuk Ahok tidak hanya terjadi di Kota-besar bahkan luar negeri saja tetapi anak bangsa pemuda GMIT Efata Tanah Putih dan GMIT Getsemani Babau bersama masyarakat sekitar juga menggelar aksi tersebut di Bukit Salib Desa Tanah Putih, Kacamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, minggu (14/05/2017) malam.
Aksi Damai ini diisi orasi, doa bersama, pembakaran lilin dan menyanyikan lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya, Satu Nusa Satu Bangsa, Indonesia Merdeka, Tanah Air Beta dan masih banyak lagu pemersatu lainnya juga lagu rohani Kristen.
Orator Lius Bana menyuarakan bahwa mari bersatu dalam Doa memperjuangkan keadilan bagi Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok. Menurutnya dengan doa maka akan kuat dan Negara akan lebih adil.
“Mari kita bersatu, berdoa untuk keadilan ahok dan dengan doa negara negara akan lebih adil dari saat ini,” ujar Lius
Pada kesempatan tersebut Pendeta GMIT Efata, Pdt. Agustaf Saek, S.Th membeberkan bahwa masyarakat ingin menyuarakan keadilan Negara Indonesia yang belum merata dengan kasus penistaan agama yang belakangan ini menyeret Gubenur non aktif DKI Jakarta, Ahok.
Lanjut dia, bahwa Ahok bukan orang asing dan kristen bukan kafir. bukan hanya bersuara untuk ahok tapi bersuara untuk kemerdekaan dan keadilan semua agama.
“Kristen bukan orang luar, kristen bukan kafir, kita tidak bersuara hanya untuk ahok tetapi untuk kemerdekaan semua agama,” tegas Agustaf
Yub, Pito


