Kota Kupang, Penanusantara.com- Usai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota kupang memutuskan untuk membatalkan pencalonan Jonas Salean selaku petahan sebagai calon walikota pada sidang musyawarah sengketa pemilihan walikota dan wakil walikota tahun 2017 di Wisma Harapan Baik, kelurahan kayu putih, senin (07/11) malam.
Usai sidang, ratusan simpatisan Walikota Kupang non aktif, Jonas Salean menyerang Ketua Panwaslu dan nyaris menghakiminya.
Pantauan media ini, Usai sidang, mobil Panwaslu sempat dihadang bahkan dilempari masa simpatisan. untungnya, polisi yang disiagakan di persidangan mampu menenangkan masa dan berhasil mengevakuasi Ketua dan anggota Panwaslu ke kantor Polres Kupang Kota (Polresta).
Namun, masa yang merasa tidak puas mengejar mobil yang ditumpangi Ketua Panwaslu dan anggotanya hingga ke kantor Polresta. Mereka memaksa polisi segera mengeluarkan Ketua dan anggota Panwaslu.
Sementara itu, Aksi masa itu mulai reda ketika beberapa pimpinan partai koalisi pendukung calon petahana mendatangi kantor Polresta. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, masa akhirnya membubarkan diri. (*/VT/Pito)












